Perubahan perilaku belanja di kalangan generasi muda menjadi fenomena menarik yang menggambarkan evolusi dalam cara pandang terhadap konsumsi barang. Khususnya di China, tren ini menggantikan obsesi terhadap merek ternama dengan pencarian nilai emosional dan spiritual. Dari tas desainer berharga tinggi, fokus kini beralih pada barang-barang yang dianggap mampu memberikan ketenangan dan kebahagiaan. Praktik ini menyiratkan perubahan psikologis yang dalam, di mana belanja bukan lagi sekadar aktivitas materialistis. Generasi muda, terutama setelah menghadapi tantangan ekonomi global, menemukan bahwa membeli barang yang bermakna lebih memuaskan secara emosional. Di tengah ketidakpastian pekerjaan dan…
Read More