Parfum Genderless Semakin Populer, Kenapa Aromanya Tak Lagi Terbatas untuk Cowok atau Cewek?

Batasan antara parfum pria dan perempuan telah berangsur-angsur memudar seiring perkembangan tren yang ada. Dulu, aroma maskulin sering diasosiasikan dengan kayu, rempah, atau tembakau, sementara wewangian feminin identik dengan bunga dan buah-buahan. Namun kini, semakin banyak konsumen yang memilih parfum berdasarkan preferensi pribadi tanpa menghiraukan label gender yang ada di pasaran. Perubahan perilaku konsumen ini memicu pelaku industri parfum untuk menciptakan produk yang bersifat unisex. Melalui berbagai pameran kecantikan, seperti Jakarta X Beauty (JXB) 2026, terlihat jelas bahwa pengunjung kini tidak terbatas pada rak parfum untuk pria atau wanita, melainkan…

Read More