Wakil Presiden Republik Indonesia yang ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, baru-baru ini memberikan pujian terhadap akting Ridho Khalif, seorang aktor yang memiliki sindrom Down, dalam film berjudul Tanah Runtuh. Pujian ini disampaikan setelah menonton film tersebut secara bersama-sama dengan para pemain dan tokoh agama dari berbagai keyakinan.
Jusuf Kalla tidak segan-segan menggoda Ridho Khalif tentang karakter yang diperankannya dalam film, yaitu Ringgo. “Kamu bagus sekali. Gimana? Sudah ketemu ibunya?” tanya Jusuf Kalla, menyoroti performa gemilang Ridho di hadapan para penonton di Metropole XXI, Jakarta.
Film Tanah Runtuh menggambarkan kisah dua saudara, Kai dan Ringgo, berlatar belakang kerusuhan Poso yang terjadi pada tahun 2005. Dalam upaya untuk bertahan hidup dan mencari ibu mereka yang hilang, keduanya harus berhadapan dengan berbagai rintangan di tengah suasana yang tegang.
Pesan Perdamaian dalam Film Tanah Runtuh
Cerita dalam Tanah Runtuh sangat berbobot, menyoroti isu-isu toleransi beragama yang relevan di Indonesia saat ini. Ketika Ridho dan Kai berjuang untuk bersatu dalam pencarian ibu mereka, film ini juga mengajak penonton untuk merenungkan nilai-nilai kemanusiaan yang kadang terlupakan di tengah konflik.
Penggambaran karakter polisi, Idham yang diperankan oleh Vino G Bastian, menambah dimensi cerita. Ia berfungsi sebagai simbol harapan dan keadilan, yang membantu dua saudara ini dalam perjalanan penuh liku mereka.
Menariknya, kehadiran Jusuf Kalla saat nonton bareng melambangkan dukungan terhadap film yang ingin menyampaikan pesan perdamaian. “Film ini membawa harapan untuk masa depan yang lebih baik,” ujar Kalla, menggarisbawahi pentingnya pengertian antarumat beragama.
Dukungan untuk Penciptaan Karya Berkualitas
Denny Siregar Production, sebagai rumah produksi film ini, memiliki visi untuk tidak hanya menghibur tetapi juga mendidik masyarakat. Mereka berkomitmen untuk menyajikan konten yang memperkuat hubungan antarumat beragama melalui visual yang berkualitas dan menyentuh hati.
Dalam era di mana film sering kali menjadi ajang komersial semata, upaya mereka untuk mengangkat masalah toleransi menjadi langkah yang patut diacungi jempol. Ini menunjukkan bahwa seni dapat berfungsi sebagai medium penyampaian pesan moral yang mendalam.
Film ini tidak hanya bercerita; ia juga memberi ruang bagi dialog dan refleksi. Penonton diingatkan akan pentingnya saling memahami dan menghormati satu sama lain, apalagi di tengah perbedaan yang ada.
Penerimaan dan Respons Masyarakat Terhadap Tanah Runtuh
Ketika film ini dirilis, mendapatkan respons yang sangat positif dari masyarakat. Banyak yang merasakan kedalaman cerita dan relevansi isu yang diangkat, sehingga mendorong diskusi tentang isu-isu toleransi dan perdamaian di komunitas mereka.
Ridho Khalif sebagai pemeran utama juga berhasil menarik perhatian banyak penonton dengan penampilannya yang otentik dan emosional. Dia menunjukkan bahwa batasan fisik tidak menghalangi seseorang untuk memberikan kinerja terbaiknya di hadapan publik.
Reaksi penonton semakin beragam dengan banyaknya postingan di media sosial yang membahas film ini. Mereka menggali lebih dalam tentang karakter-karakter dalam film dan pesan moral yang ingin disampaikan, menambah nilai tersendiri bagi karya ini.
