Pebisnis lokal mengungkapkan bahwa kolaborasinya dengan merek terkenal memberikan banyak keuntungan. Masyarakat yang datang ke warung semakin banyak, berimplikasi positif terhadap kesejahteraan karyawan. Bu Siti, seorang pengusaha mi nyemek di Yogyakarta, menceritakan perjalanan usahanya yang dimulai sejak tahun 2000. Ide awalnya terlahir karena saat itu tidak ada mi dengan kuah yang sedikit di daerah tersebut. Dari usaha kecil, kini Bu Siti dibantu oleh enam karyawan, sebagian besar di antaranya wanita yang berasal dari keluarga dan tetangga sekitar. Dia merasakan peningkatan dramatis setelah menjalin kerja sama dengan merek besar, yang mendatangkan…
Read More