Thailand kini menghadapi status risiko tinggi terkait wabah virus Nipah, yang ditularkan oleh kelelawar buah. Virus yang mulai terdeteksi pada akhir tahun 1990-an ini tidak hanya berpengaruh di Thailand, tetapi juga telah menyebar di berbagai negara Asia Tenggara lainnya, menciptakan kekhawatiran yang signifikan bagi kesehatan masyarakat. Ahli virologi terkemuka, Yong Poovorawan dari Universitas Chulalongkorn, menjelaskan bahwa virus Nipah diketahui pertama kali muncul pada tahun 1998 dan 1999. Wabah awal tersebut melibatkan 265 kasus, di mana 108 di antaranya berujung pada kematian, menandakan potensi fatal virus ini. Pada saat virus ini…
Read More