Penyintas banjir di Desa Geudumbak, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, kini mulai menempati hunian sementara berbahan kayu meskipun berbagai fasilitas dasar masih belum memadai, seperti listrik dan kamar mandi. Abdullah, seorang warga setempat berusia 58 tahun, mengungkapkan bahwa ia bersama istri dan dua anaknya telah tinggal di hunian sementara tersebut selama sepekan, setelah sebelumnya terpaksa mengungsi selama lebih dari sebulan di tenda pengungsian. “Sebelum pindah ke sini, saya dan keluarga tinggal di tenda pengungsian,” ungkap Abdullah. Hunian sementara yang mereka tempati adalah rumah kayu dengan ukuran 6×6 meter yang dibangun di…
Read More