Pendakian Gunung Rinjani Ditutup hingga 31 Maret 2026 demi Keselamatan dan Masa Depan Pendaki

Pendakian Gunung Rinjani telah resmi ditutup sejak 1 Januari 2026 dan penutupan ini akan berlangsung hingga 31 Maret 2026. Keputusan ini diambil oleh Balai Taman Nasional Gunung Rinjani dalam rangka menjaga keselamatan pendaki serta kelestarian lingkungan sekitar gunung yang terkenal ini. Kepala Balai TNGR, Budhy Kurniawan, menjelaskan bahwa penutupan ini bukanlah larangan, melainkan suatu langkah perlindungan yang bertujuan untuk masa depan kawasan Rinjani. Dengan penutupan ini, diharapkan risiko kecelakaan dapat diminimalkan saat musim hujan yang membawa banyak tantangan bagi para pendaki. Saat ini, enam jalur pendakian resmi di Rinjani ditutup,…

Read More

Pendakian Gunung Prau Ditutup 19 Januari 2026 untuk Reboisasi dan Donasi Bibit Tanaman

Pengelola Gunung Prau, yang terletak di Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah, telah mengumumkan penutupan jalur pendakian mulai tanggal 19 Januari 2026. Penutupan ini direncanakan berlangsung selama dua bulan hingga 20 Maret 2026, sehingga para pendaki disarankan untuk merencanakan kunjungan mereka dengan baik. Dalam pengumuman resmi yang diterima, pihak pengelola menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pendaki. Selain itu, pembenahan jalur pendakian juga merupakan alasan utama di balik penutupan ini. Ketua Umum Forum Koordinasi Gunung Prau Indonesia (FKPI) mengatakan bahwa enam jalur pendakian yang ditutup meliputi Patak Banteng,…

Read More

Gunung Anak Krakatau Level II, Warga Dihimbau untuk Waspada

Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada Level II yang menunjukkan status waspada. Asap kawah yang teramati berwarna putih dengan intensitas tipis, memberi sinyal aktivitas yang perlu diperhatikan oleh masyarakat. Menurut laporan terbaru dari pihak berwenang, masyarakat, wisatawan, dan nelayan diminta untuk tidak mendekati radius 2 kilometer dari kawah aktif sebagai langkah pencegahan yang perlu dilakukan. Hal ini penting demi menjaga keselamatan di kawasan tersebut. Selain itu, pihak berwenang juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terkait dengan potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi. Mengingat kondisi cuaca dapat berubah…

Read More

Kronologi Jeep Wisata Masuk Lokasi Terdampak Erupsi Gunung Semeru Saat Tanggap Darurat

Viral di media sosial, sebuah video menunjukkan momen dramatis ketika relawan mengingatkan warga untuk meninggalkan lokasi yang terdampak erupsi Gunung Semeru. Klip pendek tersebut menggambarkan kendaraan jeep wisata yang memasuki area tersebut, menciptakan kepanikan di kalangan masyarakat yang terpengaruh. Perekam video tersebut, seorang relawan yang beroperasi di kawasan itu, menjelaskan bahwa situasi ini terjadi saat banyak warga berusaha mengambil barang-barang yang tersisa dari rumah mereka yang rusak. Tindakan mereka mencerminkan keinginan mendalam untuk mempertahankan kenangan dan barang berharga meski berisiko tinggi. Warga yang terpaksa kembali ke lokasi berbahaya ini berjuang…

Read More

Pendaki Bermalam di Ranu Kumbolo Saat Erupsi Gunung Semeru

Ranu Kumbolo kembali menjadi sorotan ketika 129 pendaki terjebak di sana pada saat Gunung Semeru mengalami erupsi pada tanggal 19 November 2025. Meskipun demikian, pihak penyedia layanan wisata petualangan mengonfirmasi bahwa lokasi pendakian tersebut tidak terdampak oleh aktivitas vulkanik yang meningkat di wilayah Jawa Timur. Pihak pengelola mengungkapkan bahwa Ranu Kumbolo berada di utara Gunung Semeru, sementara arah erupsi adalah tenggara. Cuaca saat itu juga tidak bersahabat karena turun hujan, sehingga pendaki yang awalnya berencana turun semalam terpaksa menunda perjalanan sampai keesokan paginya, tepatnya pada tanggal 20 November 2025. Kejadian…

Read More

Gunung Berapi Ini Bangkit Lagi Setelah 700.000 Tahun Tidur

Gunung berapi Taftan, yang terletak di kawasan selatan Iran, kini menunjukkan tanda-tanda aktivitas vulkanik yang mengejutkan para ilmuwan. Selama sekitar 710.000 tahun, gunung ini dianggap tidak aktif, namun penelitian terbaru mengungkapkan bahwa keadaan tersebut mungkin tidak sepenuhnya benar. Melalui pengamatan yang dilakukan dari Juli 2023 hingga Mei 2024, terungkap bahwa permukaan tanah di sekitar puncak Taftan mengalami kenaikan signifikan sekitar 3,5 inci. Fenomena ini diyakini terjadi akibat peningkatan tekanan gas di bawah permukaan gunung, yang memerlukan perhatian lebih lanjut dari para peneliti. Penemuan ini menimbulkan pertanyaan tentang status gunung berapi…

Read More

500 Pendaki Terjebak di Gunung Everest Karena Cuaca Sangat Ekstrem

Setelah badai salju yang mengejutkan, ratusan pendaki berhasil dievakuasi dari sisi timur Gunung Everest di Tibet. Berita terbaru barikut datang dari laporan resmi yang menyatakan bahwa cuaca ekstrem pada Minggu (5/10) menyebabkan banyak pendaki terjebak di tengah situasi yang berbahaya. Sebanyak 350 pendaki telah berhasil mencapai kota kecil Qudang, sementara lebih dari 200 pendaki lainnya masih terhubung dengan pihak berwenang di jalur pendakian. Total, sekitar 500 pendaki dilaporkan terjebak akibat cuaca yang tidak menentu di daerah tersebut. “Badai salju ini sangat berbeda dari yang biasanya kami alami,” kata Chen Geshuang,…

Read More

Karhutla di Lereng Gunung Batur Bali Mencapai Luas 9,8 Hektar

Beberapa waktu lalu, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melanda kawasan lereng Gunung Batur di Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali. Kebakaran ini menimbulkan kerusakan yang cukup signifikan, menghanguskan area seluas 9,8 hektar dan menyebabkan kekhawatiran atas dampaknya terhadap ekosistem lokal. Peristiwa ini diduga diakibatkan oleh kelalaian pengunjung yang membuang puntung rokok sembarangan, menyoroti pentingnya kesadaran kita dalam menjaga lingkungan. Kejadian ini membawa sejumlah pihak untuk bersama-sama berupaya memadamkan api yang mulai meluas dengan cepat. Pemberian informasi mengenai situasi terkini sangat penting dalam konteks penanggulangan bencana. Mengingat potensi kebakaran hutan yang dapat terjadi…

Read More

Gunung Lewotobi NTT Erupsi Lagi Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 800 Meter

Gunung Lewotobi di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, baru-baru ini mengalami erupsi yang signifikan. Pada tengah malam tanggal 25 September 2025, gunung ini memuntahkan abu vulkanik yang menjulang tinggi hingga 800 meter di atas puncak gunung. Berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api, erupsi tersebut terjadi pada pukul 00:08 WITA. Dalam konteks ini, para petugas pengamat memperhatikan dengan seksama dampak dari kejadian ini terhadap masyarakat sekitar. Yohanes, seorang petugas dari Pos Pengamatan, mengungkapkan bahwa kolom abu yang terbentuk berwarna putih hingga kelabu dengan berbagai intensitas. Arah angin yang membawa…

Read More