Kantor imigrasi telah mengambil langkah tegas dalam menyelidiki status lima Warga Negara Asing (WNA) asal China yang terlibat dalam insiden penyerangan di Ketapang, Kalimantan Barat. Insiden ini melibatkan serangan terhadap lima prajurit TNI dan seorang petugas keamanan di lokasi tambang emas, dan segera memicu perhatian publik serta aparat terkait. Belasan WNA tersebut saat ini berada di Kantor Imigrasi Kelas II Non-TPI Ketapang untuk menjalani pemeriksaan mendalam tentang status keimigrasian mereka. Penyerangan yang terjadi di area tambang emas PT Sultan Rafli Mandiri di Kecamatan Tumbang Titi ini menarik perhatian pihak berwajib,…
Read More