Ifan Seventeen Kembali ke Akar Musik dengan Album Resonance Setelah Lagu Jangan Paksa Rindu Viral

Jakarta – Ifan Seventeen mempersembahkan karya terbaru yang dinanti-nantikan oleh penggemarnya melalui album fisik berjudul Resonance. Album ini menggambarkan perjalanan emosional mengenai hubungan yang menemui perubahan, meski kebersamaan masih ada, perasaan yang semula kuat telah berkurang.

Menurut Ifan, Resonance menjadi pertanda penting dalam perjalanan musiknya, yang mengajak pendengar kembali pada karakter asli Seventeen. Setelah berkelana dalam berbagai genre, ia kini merasakan panggilan untuk kembali ke akar musik yang selama ini menjadi identitasnya.

“Sebagai solois ini adalah album kedua saya, dan untuk Seventeen, ini adalah album kedelapan. Di sini yang membedakan adalah keinginan saya untuk menghadirkan kembali esensi Seventeen yang sebenarnya,” jelas Ifan saat peluncuran album di KFC Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (28/1/2026).

“Usai musibah yang menimpa Seventeen, saya berusaha menjadi orang lain dengan merilis album rock. Namun, saya merasa perlu kembali karena ini adalah jati diri saya yang sesungguhnya,” lanjutnya.

Proses pengerjaan album ini juga terbilang cepat, tetapi tetap memperhatikan kualitas lagu-lagu yang dihasilkan. Oktav dari RPM Music berbagi tentang tantangan dalam waktu pengerjaan album yang cukup ketat ia berikan kepada Ifan.

“Saya memberi target pengerjaan satu bulan, dan Mas Ifan setuju. Kami memutuskan untuk membuat semua lagu baru. Biasanya, untuk merekam vokal satu lagu memerlukan satu atau dua shift. Namun kali ini, hanya dalam dua shift kami berhasil menyelesaikan empat lagu,” ungkap Oktav.

Mengenal Kehidupan dan Karir Ifan Seventeen Secara Lebih Mendalam

Dikenal sebagai vokalis utama Seventeen, Ifan memiliki perjalanan yang kaya dalam dunia musik. Ia memulai kariernya di industri musik Indonesia pada usia muda dan dengan cepat menarik perhatian berkat suara khas dan penampilan panggung yang memukau.

Sejak awal, Ifan menunjukkan kemampuan luar biasa dalam mencipta lagu. Setiap liriknya selalu mampu menggugah perasaan penggemar, membuat banyak orang terhubung dengan musiknya.

Setelah melewati berbagai tantangan, termasuk kehilangan rekan-rekannya dalam musibah, Ifan terus menavigasi karirnya sebagai artis solo sekaligus mempertahankan nama Seventeen. Keberanian dan ketekunannya menjadi teladan banyak orang yang mengikuti jejaknya.

Pesan yang Terkandung dalam Album Resonance

Dalam Resonance, setiap lagu menawarkan narasi mendalam tentang cinta dan kehilangan. Ifan berhasil menyampaikan cerita yang menyentuh hati tentang hubungan yang telah berubah seiring waktu.

Musik dalam album ini tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga menjadi medium refleksi bagi banyak orang. Liriknya menyiratkan keterikatan emosional yang dapat dirasakan oleh siapa saja yang pernah mengalami perubahan dalam hubungan.

Melalui album ini, Ifan ingin menunjukkan bahwa meskipun ada kehilangan, ada juga harapan dan pembelajaran. Pesan tersebut sangat penting bagi pendengarnya, memberi semangat untuk terus melangkah meski dalam keadaan sulit.

Pembuatan Album yang Memancarkan Kreativitas

Proses kreatif di balik Resonance menunjukkan kolaborasi yang kuat antara Ifan dan timnya. Komitmen untuk menciptakan musik berkualitas dalam waktu terbatas menjadi tantangan yang tidak mudah, namun berhasil mereka atasi dengan baik.

Oktav, sebagai produser, memimpin sesi rekaman dengan fokus pada detail yang membuat setiap lagu terdengar unik. Pendekatan ini diharapkan dapat menjadikan album ini sebagai titik balik dalam musik Ifan, kembali pada esensi asli yang mengakar pada Seventeen.

Upaya ini juga melibatkan inovasi dalam aransemen musik, sehingga memberikan nuansa segar bagi pendengar yang sudah lama menantikan karya baru Ifan. Dengan perpaduan antara tradisi dan perkembangan, album ini diharapkan dapat diterima luas oleh masyarakat.

Perjalanan Ifan Seventeen Setelah Musibah yang Menimpa

Setelah tragedi yang menimpa grupnya, Ifan menghadapi masa sulit yang penuh tantangan. Merasa kehilangan dan kesedihan yang mendalam, ia bertekad untuk bangkit dan melanjutkan karirnya.

Perjalanan penyembuhan ini tidak hanya mengubah cara pandangnya terhadap musik, tetapi juga memberi makna baru bagi hidupnya. Ifan menyadari bahwa setiap nada yang dinyanyikannya kini memiliki bobot emosional yang lebih dalam.

Pengalaman personal yang dihadapi membuatnya lebih dekat dengan penggemar, yang merasakan perjuangannya melalui setiap lagu. Ini menjadi kekuatan bagi Ifan untuk tetap berkarya demi mengenang dan menghormati rekan-rekannya yang telah pergi.

Related posts