28 RT dan 6 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam Banjir Hari Ini

Jakarta, pada tanggal 13 Januari 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melaporkan sejumlah wilayah DKI Jakarta dilanda banjir. Sebanyak 28 RT dan enam ruas jalan yang terendam, menandakan dampak buruk dari curah hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut.

Banjir yang terjadi ini sudah dirasakan sejak malam sebelumnya, dan mengakibatkan banyak warga terpaksa mengungsi untuk keselamatan mereka. BPBD mencatat ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 60 cm di berbagai wilayah, mengakibatkan keresahan di masyarakat.

Pengungsi yang terdampak banjir mencapai ribuan. Keadaan ini menjadi krisis yang membutuhkan perhatian serius, dengan upaya evakuasi dan penyediaan tempat tinggal sementara bagi yang terkena dampak.

Rincian Wilayah Terdampak Banjir di Jakarta

Dalam laporan yang dirilis, BPBD menyebutkan wilayah terdampak banjir terletak di Jakarta Barat dan Jakarta Utara. Sembilan RT di Jakarta Barat dan 19 RT di Jakarta Utara terpengaruh secara signifikan.

Setiap kawasan yang terdampak memiliki ketinggian air yang berbeda, sehingga mempengaruhi tingkat urgensi penanganan. Hal ini perlu dicermati agar pemerintah dapat mengambil langkah tepat dalam penanganan bencana ini.

Upaya penyelamatan dan penanganan pasca-banjir harus dilakukan secara terstruktur dan terencana untuk mencegah risiko lebih lanjut terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat. Laporan dari BPBD menjadi acuan penting dalam merespons keadaan darurat ini.

Data Pengungsi dan Sarana Evakuasi Terkait Banjir

Hingga saat ini, terdapat beberapa lokasi yang dijadikan sebagai tempat pengungsian bagi warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka. Misalnya, di Kelurahan Tegal Alur, sejumlah 130 jiwa yang terdaftar untuk mendapatkan perlindungan di tempat yang lebih aman.

Lokasi lainnya termasuk SMPN 266 di Cilincing, yang menampung hingga 230 jiwa, serta berbagai lokasi lain yang telah disiapkan oleh pemerintah. Ini merupakan langkah awal untuk memastikan keselamatan warga.

Penting untuk dicatat bahwa kesigapan petugas dalam melakukan evakuasi sangat berpengaruh terhadap tingkat kenyamanan dan keamanan pengungsi. Kondisi fisik tempat pengungsian juga harus diperhatikan agar tidak menambah beban pengungsi dalam situasi sulit.

Analisis Penyebab Banjir dan Langkah Mitigasi yang Harus Dilakukan

Banjir yang melanda Jakarta tidak hanya dipicu oleh curah hujan yang tinggi, tetapi juga oleh faktor lain seperti drainase yang tidak memadai. Dalam beberapa kasus, saluran air atau sungai sering kali tersumbat, memperparah situasi ketika hujan deras turun.

Langkah mitigasi jangka panjang harus dipikirkan secara serius oleh pemerintah. Ini termasuk peningkatan infrastruktur drainase, penanaman pohon, dan pengaturan penggunaan lahan agar tidak menjadi pemicu banjir di masa mendatang.

Selain itu, edukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan juga sangat krusial. Kesadaran masyarakat akan tindakan pencegahan dapat membantu meminimalisir dampak bencana serupa di masa depan.

Related posts