Tomorrowland Umumkan Jadwal Festival Pertama di Asia dan Info Harga Tiketnya

Jakarta – Festival musik elektronik terkemuka, Tomorrowland, mengumumkan edisi perdananya akan digelar di Asia, tepatnya di Thailand. Acara yang telah dikenal secara global ini dijadwalkan berlangsung pada 11-13 Desember 2026 dan bertempat di Wisdom Valley, Pattaya, Provinsi Chonburi.

Dengan lokasi acara yang mencakup area seluas 237 hektare, Tomorrowland Thailand menjadikan dirinya sebagai salah satu festival musik terbesar di Asia Tenggara. Festival ini akan berbeda dari edisi musim panas yang dilaksanakan di Belgia, karena tahun ini tidak akan menyediakan fasilitas camping namun menawarkan paket akomodasi hotel bagi para pengunjung.

Penjualan paket hotel untuk acara ini akan dimulai pada 28 Februari 2026, diikuti dengan penjualan tiket umum yang direncanakan pada 8 Maret 2026. Bagi mereka yang ingin memastikan kehadiran, pra-registrasi tiket sudah bisa dilakukan mulai 8 Januari 2026 di situs resmi festival.

Harga Tiket dan Akomodasi di Tomorrowland Thailand

Tiket untuk festival ini memang memiliki harga yang bervariasi. Untuk tiket Full Madness Pass selama tiga hari, penggemar harus merogoh kocek sebesar 12.500 baht, atau sekitar Rp5,5 juta, sedangkan tiket harian dijual seharga 5.100 baht, setara dengan Rp2,2 juta.

Penyelenggara festival meyakini bahwa nilai ini sebanding dengan pengalaman yang ditawarkan. Dengan lingkungan yang spektakuler dan penampilan dari DJ kelas dunia, festival ini diharapkan menarik minat banyak pencinta musik elektronik.

penjualan tiket diatur dalam tahapan yang berbeda, sehingga para penggemar dapat merencanakan kehadirannya. Semua informasi tentang pembelian dan paket akomodasi juga akan tersedia di situs resmi festival.

Dampak Ekonomi dan Pariwisata di Thailand

Thailand dipilih menjadi tuan rumah festival ini karena dianggap memiliki pengaruh yang meningkat di dunia musik dan pariwisata. Penyelenggara percaya bahwa Tomorrowland akan memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian lokal dan nasional Thailand.

Kepala Otoritas Pariwisata Thailand menyatakan bahwa menjadi tuan rumah Tomorrowland adalah langkah penting untuk memposisikan negara ini sebagai pemimpin dalam pariwisata global. Mereka yakin festival ini akan menarik wisatawan dari seluruh dunia dan memperkuat sektor pariwisata Thailand.

Pemerintah Thailand telah menandatangani perjanjian kerja sama untuk penyelenggaraan festival ini selama lima tahun ke depan, menunjukkan komitmen mereka dalam mendukung acara tersebut. Kami berharap bisa melihat nilai ekonomi yang dihasilkan mencapai 21 miliar baht, atau sekitar Rp9,3 triliun.

Perkiraan Jumlah Pengunjung dan Harapan Penyelenggara

Jumlah pengunjung diperkirakan mencapai 50.000 orang setiap harinya, dengan lebih dari 60% di antaranya adalah wisatawan internasional. Hal ini menunjukkan antusiasme global terhadap festival ini, terutama bagi penggemar musik elektronik di Asia.

Pertemuan antara Perdana Menteri Thailand dan CEO Tomorrowland menambah harapan bahwa festival ini akan memberikan pengalaman yang unik. Shinawatra menekankan pentingnya menonjolkan budaya lokal di setiap sisi festival.

Ia berharap agar setiap sektor dan acara festival dapat menyuguhkan unsur-unsur budaya Thailand. Dengan cara ini, masyarakat lokal pun mendapatkan manfaat dari acara berskala internasional ini.

Sejarah Tomorrowland dan Pertumbuhannya di Eropa

Tomorrowland didirikan pada tahun 2005 oleh bersaudara Manu dan Michiel Beers. Awalnya, acara ini hanya diadakan selama satu hari di Boom, Belgia, tetapi kini telah menjadi festival multi-hari yang menarik ratusan ribu pengunjung setiap tahun.

Festival ini telah berkembang pesat dan memiliki edisi di berbagai negara, termasuk Brasil dan acara musim dingin di Pegunungan Alpen Prancis. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa festival ini sangat populer di kalangan penggemar musik elektronik di seluruh dunia.

Meskipun di Asia, Tomorrowland sebelumnya hanya muncul dalam bentuk acara satelit, seperti UNITE with Tomorrowland di Mumbai dan Shanghai, edisi perdana di Thailand menunjukkan langkah besar bagi festival ini untuk menciptakan pengalaman unik di kawasan ini.

Related posts