Ronaldo Masih Tanpa Gol di ACL 2, Menghadapi Saddil dan Adam Alis

Bintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo, kini menjabat sebagai anggota tim Al Nassr, tetapi mengejutkan banyak penggemar, ia belum mencetak gol di Asian Champions League 2 (ACL 2) musim 2025/2026. Bahkan, performanya tampak biasa saja, tertinggal dari dua pemain lokal, Saddil Ramdani dan Adam Alis, yang telah menorehkan gol di turnamen tersebut.

Al Nassr dan klub Persib Bandung melanjutkan langkah mereka ke babak 16 besar ACL 2. Meskipun keduanya berhasil mencapai tahap ini, tampaknya kompetisi ini bukanlah fokus utama bagi Ronaldo, yang hanya tampil sekali dalam enam laga yang dijalani Al Nassr, dan itu pun di partai terakhir.

Melihat kembali performa Ronaldo, pemain berusia 40 tahun ini tidak menunjukkan penampilan terbaiknya. Dalam lima pertandingan awal, ia sama sekali tidak masuk dalam skuad yang diturunkan pelatih, dan saat kembali bermain pun, ia hanya tampil selama 45 menit dalam babak pertama.

Performa Cristiano Ronaldo di Asian Champions League 2 2025/2026

Detail lebih lanjut mengenai keterlibatan Ronaldo di ACL 2 menunjukkan bahwa ia masih bisa memberikan kontribusi meski tanpa mencetak gol. Dalam kemenangan Al Nassr 5-1 atas Al Zawraa SC, ia berhasil memberikan satu assist, yang menunjukkan bahwa meskipun tidak mencetak gol, Ronaldo masih bisa berkontribusi dalam permainan tim.

Namun, ketidakmampuannya untuk mencetak gol di turnamen itu menjadi sorotan publik. Kejadian ini membuat banyak penggemar bertanya-tanya tentang kondisi fisiknya dan apakah ia masih mampu bersaing di level tertinggi saat ini.

Di sisi lain, performa Ronaldo di liga domestik masih menunjukkan produktivitas yang baik. Meskipun ia tidak berhasil mencetak gol di ACL 2, ia tetap menjadi andalan bagi Al Nassr di kompetisi lain seperti Saudi Pro League, King’s Cup, dan Saudi Super Cup.

Persaingan di ACL 2 dan Kesempatan Pertemuan Tim

Dalam kompetisi ACL 2 2025/2026, Ronaldo menghadapi persaingan dari pemain lain yang menunjukkan performa lebih baik. Saddil Ramdani menjadi pencetak gol dalam laga pembuka, sementara Adam Alis berhasil mengoleksi tiga gol, menjadikannya sebagai pencetak gol top di grup tersebut.

Saddil mencetak gol pertamanya saat melawan Lion City Sailors, sementara Adam Alis menunjukkan ketajaman di depan gawang dengan torehan brace dalam pertandingan melawan Selangor FC. Performa mereka menjadi bukti bahwa sepak bola Indonesia juga memiliki bakat yang harus diperhitungkan.

Keberadaan dua tim ini di babak 16 besar memberikan harapan untuk potensi pertemuan di final. Namun, itu semua tergantung pada seberapa baik kinerja masing-masing tim dalam melanjutkan perjalanan mereka di turnamen.

Membandingkan Intensitas Pertandingan di ACL dan Liga Domestik

Berbicara tentang perbedaan antara ACL 2 dan liga domestik, kita melihat intensitas persaingan yang berbeda. Meskipun kompetisi domestik cenderung lebih familiar bagi pemain, setiap pertandingan di ACL juga menawarkan tantangan tersendiri yang sering kali memerlukan level permainan yang lebih tinggi.

Perbedaan dalam gaya bermain dan kekuatan fisik tim lawan di Asia membuat adanya penyesuaian yang diperlukan bagi pemain seperti Ronaldo. Bahkan, beberapa pelatih menyatakan bahwa adaptasi terhadap gim yang berbeda bisa mempengaruhi performa pemain, terlebih mereka yang sudah berpengalaman.

Di satu sisi, kompetisi domestik memberikan rasa aman bagi Ronaldo, sementara di ACL, ia harus menghadapi berbagai tim yang memiliki pendekatan permainan yang unik. Ini adalah tantangan yang harus dihadapinya untuk kembali ke performa puncak.

Respons Penggemar terhadap Performa Ronaldo

Respons dari penggemar dan masyarakat umum terhadap performa Ronaldo di ACL 2 tampak beragam. Banyak yang menunjukkan kekecewaan, terutama melihat ekspektasi tinggi yang telah dibangun karena reputasinya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.

Namun, ada juga dukungan dari penggemar setia yang memahami transisi yang dialami Ronaldo. Mereka percaya bahwa dengan lebih banyak waktu dan kesempatan, ia masih bisa menemukan kembali bentuk terbaiknya.

Kondisi saat ini menantang bagi Ronaldo, dan banyak yang menunggu momen ketika ia kembali mencetak gol dan mengukuhkan posisinya sebagai pilar tim Al Nassr. Dengan dedikasi dan kerja keras, tidak ada yang mustahil dalam sepak bola.

Related posts