Jakarta, Dick Van Dyke, aktor legendaris Hollywood, baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-100 pada tanggal 13 Desember 2025. Dikenal luas sebagai sosok multitalenta, Van Dyke telah memukau penonton dengan bakatnya di bidang akting, musik, dan tari sepanjang kariernya.
Walaupun kini menyandang predikat sebagai centenarian, ia menegaskan bahwa semangat dan energinya tetap hidup meski tubuhnya tidak selalu mengikuti. Van Dyke mengungkapkan bahwa ketika mencapai usia 100 tahun, banyak hal yang tidak lagi berfungsi dengan baik, namun dia masih sering merasa muda dan bertenaga.
“Ketika saya melihat cermin, kadang saya merasa seperti berusia 15 tahun,” ujarnya dalam sebuah wawancara. Hal ini mencerminkan optimisme yang menjadi bagian dari filosofi hidupnya dan rahasia panjang umur yang telah ia terapkan selama bertahun-tahun.
Dalam bukunya yang baru dirilis, *100 Rules for Living to 100: An Optimist’s Guide to a Happy Life*, Van Dyke berbagi tiga kebiasaan utama yang diyakini membantunya mencapai usia yang luar biasa ini, semuanya didukung oleh hasil penelitian ilmiah.
Menjaga Aktivitas Fisik sebagai Kunci Kesehatan
Sampai usianya yang ke-100, Van Dyke tetap aktif berolahraga dengan pergi ke gym sebanyak tiga kali seminggu. Ia bahkan sering kali menari ringan saat berpindah dari satu alat ke alat lainnya, menunjukkan bahwa aktivitas fisik bukan hanya penting, tetapi juga menyenangkan.
Di hari-hari ketika ia tidak pergi ke gym, Van Dyke mengisi waktu dengan yoga dan latihan peregangan. Ia mengaku sangat bangga karena masih mampu menyentuh ujung kaki dengan tangannya, yang tentunya membuat banyak dokter terkejut.
Kebiasaannya ini sejalan dengan penelitian yang menunjukkan bahwa orang-orang yang aktif secara fisik, terutama di komunitas yang dikenal sebagai “blue zones,” seperti di Okinawa, Jepang, cenderung memiliki umur yang lebih panjang. Mereka memulai hari dengan aktivitas fisik ringan, sehingga membentuk kebiasaan yang baik sejak dini.
Menjaga Pandangan Positif dalam Hidup yang Panjang
Van Dyke dikenal luas karena sikap optimis dan kemampuannya untuk menemukan keceriaan dalam situasi yang sulit. Dalam sebuah wawancara, ia menyatakan bahwa kunci kebahagiaannya berasal dari cara pandangnya terhadap kehidupan.
“Saya selalu mencoba untuk melihat hal-hal dari sisi positif,” katanya. Sikap ini terbukti memberinya kebahagiaan yang berkelanjutan, sehingga ia terus aktif bahkan di depan kamera pada usia yang terbilang sangat tua.
Tidak lama setelah merayakan ulang tahunnya, ia tampil dalam video musik Coldplay yang berjudul “All My Love,” yang menunjukkan bahwa ia memang memiliki semangat dan antusiasme yang membara dalam berkarya. Bagi Van Dyke, menjadikan bermain dan bersenang-senang sebagai pekerjaan adalah sesuatu yang membuatnya merasa beruntung.
Pentingnya Hubungan Keluarga untuk Kebahagiaan
Di dalam video musik tersebut, Van Dyke juga tampil bersama keluarganya—anak, cucu, hingga cicitnya, yang mencerminkan betapa ia menghargai kebersamaan dengan mereka. Ia menganggap waktu yang dihabiskan dengan keluarga sangatlah berharga dan selalu mencari cara untuk membuat cucu-cucunya merasa nyaman saat berkunjung.
Salah satu rencananya adalah menambahkan wahana zip line di halaman belakang rumah, agar rumahnya terasa seperti taman bermain. “Melihat mereka tertawa dan berteriak kegirangan adalah sumber kebahagiaan tersendiri bagi saya,” ujarnya dengan penuh cahaya dalam mata.
Hasil studi jangka panjang dari Universitas Harvard juga mendukung pandangannya, yang menyatakan bahwa hubungan sosial yang sehat dan berkelanjutan sangat penting untuk kebahagiaan dan umur panjang. Van Dyke yang memiliki ikatan keluarga yang erat, tentunya menjadi contoh nyata dari teori ini.
Perayaan Ulang Tahun secara Sederhana dan Intim
Meskipun telah mencapai usia 100 tahun, Van Dyke memilih untuk merayakan momen spesial ini dengan cara yang sangat sederhana. Istrinya, Arlene Silver, mengungkapkan bahwa yang diinginkan oleh Van Dyke hanyalah kenyamanan berada di rumah.
“Ia tidak ingin melakukan apa pun yang terlalu meriah,” ungkap Silver. “Ia lebih suka duduk santai dan menonton acara Jeopardy! bersama saya.”
Pilihan untuk merayakan dengan kesederhanaan ini menunjukkan sikapnya yang merendah, serta mengutamakan kebersamaan dengan orang-orang terdekatnya daripada menggelar pesta besar yang tidak perlu.
