Dalam beberapa tahun terakhir, tren integrasi antara perdagangan on-chain dan platform bursa tersentralisasi semakin mengemuka. Fenomena ini mencerminkan pergeseran signifikan dalam cara pengguna berinteraksi dengan aset digital, terutama dalam konteks perdagangan.
Perdagangan aset digital secara terdesentralisasi telah mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Lonjakan volume perdagangan di Decentralized Exchange (DEX) menandakan semakin banyaknya pengguna yang beralih ke metode ini, menawarkan keamanan dan privasi yang lebih tinggi.
Baru-baru ini, DEX global mencatatkan volume perdagangan mencapai rekor tertinggi $613,3 miliar pada bulan Oktober 2025. Jumlah ini meningkat drastis dibandingkan dengan bulan sebelumnya, yang hanya berada pada level hampir $500 miliar.
Fenomena Pertumbuhan Pesat Perdagangan DEX di Seluruh Dunia
Data terbaru menunjukkan bahwa aktivitas DEX tidak hanya tumbuh di satu wilayah, tetapi secara global. Hal ini menunjukkan bahwa ketertarikan terhadap perdagangan terdesentralisasi telah meluas ke banyak negara dan kalangan.
Adopsi masif terhadap DEX juga terlihat dari peningkatan jumlah pengguna baru yang mencoba platform ini. Angka ini semakin menyemarakkan persaingan antar bursa kripto yang kian meningkat.
Melihat fenomena ini, banyak bursa besar mulai menyesuaikan strategi mereka untuk tetap relevan. Bursa-bursa tersebut menyadari pentingnya untuk mengintegrasikan layanan DEX ke dalam platform mereka agar dapat menarik lebih banyak pengguna.
Kebijakan Strategis dari Bursa Kripto Terbesar Dunia
Bursa kripto seperti Coinbase telah mengambil inisiatif untuk menambahkan dukungan perdagangan DEX. Dengan melakukan ini, mereka berharap dapat memberikan pengalaman trading yang lebih baik bagi pengguna mereka.
Selain itu, Binance juga berperan aktif dalam memperluas akses DEX. Mereka mengintegrasikan layanan PancakeSwap melalui platform Binance Alpha untuk menawarkan lebih banyak pilihan kepada pengguna.
OKX, sebagai salah satu pemain utama di pasar ini, meluncurkan inisiatif bernama CeDeFi. Inisiatif ini dirancang untuk menyatukan aspek positif dari Centralized Finance (CeFi) dan Decentralized Finance (DeFi).
Pengenalan CeDeFi: Menghapus Batas antara CeFi dan DeFi
CeDeFi hadir dengan tujuan untuk memberikan akses yang lebih baik kepada pengguna ke ekosistem yang multi-rantai. Proyek ini tidak hanya mengutamakan keamanan, tetapi juga meningkatkan likuiditas dalam lingkungan perdagangan.
Ferry, seorang Senior Growth di OKX Wallet, mengungkapkan ambisi mereka. Dalam rilis persnya, ia menyatakan bahwa dengan CeDeFi, batas antara CeFi dan DeFi dapat dihapus, memberi pengguna kebebasan lebih dalam mengelola aset mereka.
Inisiatif ini memungkinkan pengguna untuk menjelajahi berbagai token dan berdagang dengan harga terbaik. Dengan antarmuka yang satu aplikasi, pengguna tetap dapat mengontrol sepenuhnya aset mereka tanpa harus berpindah platform.
Implikasi Jangka Panjang untuk Pengguna dan Pelaku Pasar
Dengan semakin banyaknya bursa yang mengadopsi sistem DEX, implikasi bagi pengguna jelas menunjukkan adanya peningkatan dalam kebebasan finansial. Para trader kini memiliki lebih banyak pilihan untuk berinvestasi tanpa terbatas oleh batasan-batasan dari bursa tersentralisasi.
Tren ini juga menunjukkan bahwa pelaku pasar semakin dewasa dalam memahami risiko dan manfaat dari berbagai jenis perdagangan. Pendidikan finansial yang lebih baik berkontribusi terhadap pertumbuhan ini, membantu pengguna membuat keputusan yang lebih bijak.
Dalam jangka panjang, integrasi antara CeFi dan DeFi melalui inisiatif seperti CeDeFi dapat menciptakan ekosistem yang lebih efisien dan inklusif. Ini berpotensi mendorong lebih banyak inovasi dalam industri kripto.
