Madu Berbahaya dari BPOM Bisa Picu Gagal Jantung, Ini Rinciannya

Dalam dunia kesehatan, keamanan produk sangat penting untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan bagi konsumen. Baru-baru ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan sejumlah produk ilegal yang berbahaya bagi kesehatan.

Temuan ini berawal dari pengawasan yang dilakukan BPOM pada periode November 2025. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat 32 produk obat bahan alam dan suplemen kesehatan yang mengandung bahan kimia obat (BKO) yang dilarang.

Produk-produk tersebut tidak hanya melanggar regulasi kesehatan, tetapi juga dapat menimbulkan efek samping serius. Konsumsi jangka panjang dari barang-barang ini diketahui berpotensi mengancam nyawa, sehingga diperlukan perhatian lebih dari pihak konsumen.

Temuan BPOM Menyentuh Kesehatan Masyarakat secara Langsung

BPOM menekankan bahwa banyak dari produk yang terjaring memiliki klaim sebagai jamu atau obat tradisional. Faktanya, produk-produk tersebut mengandung zat aktif obat yang seharusnya hanya digunakan di bawah pengawasan medis.

Salah satu temuan penting adalah madu yang dikenal dengan merek AMK Madu Tonik Cap Kuda. Madu ini terbukti mengandung sildenafil dan tadalafil, senyawa yang biasanya digunakan dalam pengobatan disfungsi ereksi.

Penggunaan kedua zat tersebut tanpa instruksi dari tenaga medis memiliki risiko sangat tinggi, yang datang dalam bentuk gangguan kesehatan serius. Jadi, publik perlu memahami betapa berbahayanya konsumsi produk-produk yang tidak terverifikasi dan ilegal.

Risiko Kesehatan yang Mengintai Pengguna Produk Ilegal

Pemakaian bahan kimia seperti sildenafil dan tadalafil secara sembarangan dapat menyebabkan gangguan jantung yang parah. Selain itu, mereka juga bisa menimbulkan kerusakan pada organ hati dan ginjal.

Lebih jauh lagi, ada kemungkinan terjadinya perdarahan internal yang bisa berujung pada kematian mendadak. Hal ini menunjukkan bahwa penting bagi konsumen untuk lebih berhati-hati dan kritis terhadap produk yang mereka konsumsi.

BPOM juga menyoroti bagaimana produk ilegal ini banyak dijual secara daring dengan klaim yang menyesatkan. Pernyataan seperti “bisa tahan 12 jam” mungkin terdengar menarik, namun menggugah pertanyaan mengenai keaslian dan keamanan produk tersebut.

Tindakan BPOM di Tengah Meningkatnya Permintaan Masyarakat

BPOM dalam kinerjanya berkomitmen untuk melindungi masyarakat dari produk-produk berbahaya. Ini termasuk pengawasan yang ketat terhadap obatan dan suplemen kesehatan yang beredar di pasaran.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk memeriksa nomor izin edar setiap kali ingin membeli produk kesehatan. Tanpa izin edar resmi, produk tersebut harus dicurigai dan dihindari.

Imbauan dari BPOM ini penting agar masyarakat tidak terjebak dalam klaim instan yang bisa merugikan kesehatan. Kesadaran dan pengetahuan menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan saat memilih produk kesehatan.

Related posts