Dua raksasa sepak bola Italia, Juventus dan AS Roma, mengalami kemunduran dalam kompetisi Serie A 2025/2026 ketika mereka menghadapi tim-tim papan tengah. Hasil negatif ini menunjukkan bahwa tekanan dalam liga semakin meningkat, dan kedua tim harus segera bangkit untuk mengamankan posisi mereka.
Juventus, yang menjamu Lecce di Turin, tidak mampu memanfaatkan keunggulan bermain di kandang. Sebaliknya, Lecce justru memberikan kejutan pada akhir babak pertama dengan mencetak gol yang mengejutkan Juventus.
Pemain Lecce, Lemeck Banda, berhasil membobol gawang Michele di Gregorio pada menit ke-45+2. Gol tersebut mengungkapkan kelemahan konsentrasi dari skuad Juventus, dan pelatih Luciano Spalletti tidak ragu untuk menyampaikan kritik di ruang ganti setelah laga.
Reaksi Juventus Setelah Babak Pertama yang Mengecewakan
Setelah mendapatkan teguran keras, Juventus menunjukkan upaya yang lebih serius di awal babak kedua. Pada menit ke-49, Weston McKennie berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui sebuah serangan cepat yang terorganisir dengan baik.
Juventus tampaknya semakin percaya diri setelah gol penyama tersebut. Mereka menciptakan sejumlah peluang, termasuk satu penalti yang dieksekusi oleh Jonathan David pada menit ke-66, namun David gagal mengeksekusi dengan baik, dan tendangan pelan itu bisa dihentikan oleh kiper Lecce.
Kegagalan ini menjadi sorotan dan menjadi bahan evaluasi bagi Juventus, yang berusaha keras untuk meraih poin penuh di laga ini. Meski terdapat upaya dari pemain seperti McKennie, hasil akhir tetap belum memuaskan.
Kekalahan AS Roma Menambah Ketatnya Persaingan di Liga
Di pertandingan lain, AS Roma mengalami nasib buruk serupa saat bertandang ke markas Atalanta. Laga yang berlangsung di Stadion Atleti Azzuri d’Italia itu berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk kemenangan Atalanta.
Giorgio Scalvini mencetak gol tunggal yang mengantarkan Atalanta meraih tiga poin pada menit ke-12. Upaya Roma untuk mengejar ketertinggalan tidak membuahkan hasil meskipun mereka terus berusaha sepanjang pertandingan.
Kekalahan ini memperburuk situasi Roma yang kini tengah berjuang untuk tetap bersaing dengan Juventus dalam perebutan posisi di tangga klasemen. Momen kritis ini harus menjadi titik balik bagi Roma untuk memperbaiki performa mereka di laga-laga mendatang.
Perebutan Posisi di Papan Atas Klasemen Serie A
Dengan hasil pertandingan ini, Juventus berada dalam posisi sulit untuk mengejar AC Milan yang saat ini memimpin klasemen. Juventus mengproleh total 33 poin dari 18 pertandingan, sedangkan Milan mengumpulkan 38 poin dari 17 laga yang telah dilakoni.
AS Roma, yang juga mengoleksi poin yang sama dengan Juventus, harus memasang strategi lebih baik untuk bisa bangkit. Keduanya berada di peringkat kelima dan enam, yang menciptakan suasana ketat dalam persaingan di papan atas klasemen.
Tekanan untuk meraih kemenangan dari setiap laga semakin meningkat, baik untuk Juventus maupun Roma. Kedua tim harus segera menemukan kembali ritme permainan mereka untuk mengurangi jarak poin dari tim-tim di atas mereka dalam klasemen.
